PPOK


Penyakit Paru obstuksi Kronis (PPOK) atau dalam bahasa Inggris disebut Chronic Obstuction Pulmonary Disease (COPD)

PPOK adalah gangguan pernapasan yang ditandai dengan sesak napas, dan banyak lender di saluran pernapasan. Keterbatasan aliran keluar dan masuk paru ini, disebabkan keradangan saluran pernapasan dan jaringan paru yang tidak dapat kembali  normal. Penyakit ini berlangsung progresif (semakin lama semakin berat), berkaitan dengan keradangan abnormal disebabkan oleh gas, atau partikel beracun yang masuk kedalam paru.

Penyakit PPOK paling sering menyerang orang-orang perokok dan timbulnya penyakit ini paling banyak pada orang berusia lebih dari 35 tahun.

Perbedaan PPOK dengan Asma adalah

Pada asma, keradangan pipa saluran pernapasan yang menimbulkan penyempitan saluran pernapasan, dapat kembali normal sepenuhnya.

Pada PPOK terjadi kerusakan jaringan paru berupa terbentuknya jaringan ikat (fibrosis) pada pipa saluran pernapasan, penebalan dinding saluran napas, kerusakan sekat kantong-kantong udara (alveolus) yang menetap, dan aktifitas berlebihan dari kelenjar submukosa saluran pernapasan sehingga mengeluarkan lendir/dahak yang banyak. Keadaan tersebut diatas berakibat kurangnya elastisitas (kembang kempis) paru-paru yang progresif dalam mengeluarkan udara, sehingga udara yang terperangkap dalam paru-paru makin lama makin bertambah, lalu menimbulkan sesak napas.

Pengobatan PPOK adalah :

  1. Stop Merokok.
  2. Hindari lingkungan tempat tinggal atau pekerjaan yang berhubungan dengan gas atau partikel beracun.
  3. Asupan makanan yang cukup kalori, protein dan anti-oksidan (Beta carotene, Vitamin C, Vitamin E, zinc dan selenium).
  4. Senam Pernapasan.
  5. Gunakan obat-obatan untuk sesak napas (sesuai instruksi dokter), secara teratur.
  6. Terapi Oksigen.

Pengobatan PPOK bertujuan untuk memperlambat proses keradangan pada saluran pernapasan yang berlangsung progresif ini dan mengurangi dampak kerusakan jaringan paru yang timbul. Bukan untuk menyembuhkan dari penyakit PPOK, Karena kerusakan jaringan paru yang menahun akan mengakibatkan komplikasi pembesaran jantung kanan dan gagal jantung.

Jika anda mengalami gejala PPOK seperti :

  1. Batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh.
  2. Makin sering tersengal-sengal, bahkan saat melakukan aktivitas fisik yang ringan seperti memasak atau mengenakan pakaian.
  3. Mengi atau napas sesak dan berbunyi.
  4. Lemas.
  5. Sering mengalami infeksi paru.
  6. Penurunan berat badan

Jangan ditunda lagi, segeralah berkonsultasi dengan dokter ahli kami di Klinik Utama dr. Indrajana!